Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan

Merokok Bagi Wanita Jauh Lebih Berbahaya Dibanding Pria


Kebijakan pemerintah untuk menaikan harga rokok, rupanya tidak terlalu berpengaruh signifikan bagi para perokok untuk segera berhenti merokok. Karena sampai saat ini justru jumlah perokok aktif terus meningkat tiap tahunnya. Seperti data yang diperoleh dari Riset Kesehatan Dasar, yang menunjukan bahwa perokok di Indonesia mengalami peningkatan terutama pada kelompok usia di atas 15 tahun, dimana sekitar 34,2 persen pada tahun 2007, 34,7 persen pada tahun 2010, dan pada tahun 2013 mencapai 36,3 persen.

Peningkatan signifikan juga terjadi pada perokok wanita yang mengalami peningkatan dari 4,1 persen menjadi 6,7 persen. Dimana diperkirakan ada sekitar 6,3 juta wanita di Indonesia yang merokok. Menurut data Komisi Nasional Pengendalian Tembakau, pada tahun 2010 jumlah wanita perokok sebesar 4,8 juta. Jumlah tersebut telah meningkat 4 kali lipat dari tahun 1995, dengan jumlah wanita perokok pada tahun tersebut sebesar 1,1 juta. Tentu hal ini sangat memprihatinkan karena nantinya para penerus bangsa akan lahir dari rahim para wanita.

Pada umumnya alasan mengapa wanita merokok hampir sama dengan alasan para pria, yaitu beberapa diantaranya sebagai pelampiasan rasa stres, putus cinta, kebiasaan keluarga, rasa kesepian dan ikut-ikutan. menurut Smet, seseorang merokok juga dipengaruhi oleh faktor-faktor sosio cultural seperti kebiasaan budaya, kelas sosial, gengsi, dan tingkat pendidikan. Kebiasaan merokok terjadi karena pengaruh lingkungan sosial, teman sebaya, orang tua, media dan sebagainya.

Berbagai penelitian telah dilakukan terkait tentang rokok, dan hasilnya merokok sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia baik pria maupun wanita. Namun beberapa penelitian mengungkapkan fakta bahwa merokok untuk wanita lebih berbahaya dibanding pria dan dampaknya dapat langsung menyerang bagian vital yaitu organ-organ reproduksi. Hal ini karena secara alami, fisik wanita memang berbeda dari laki-laki. Wanita mengalami siklus hormonal yang menyebabkan mereka mengalami menstruasi, mengandung, dan menyusui. Selain itu, wanita juga memiliki payudara dan rahim. Sehingga sangat rentan dibanding pria.

Berikut beberapa bahaya merokok bagi wanita yaitu sebagai berikut:

1. Terganggunya kesehatan reproduksi

Organ reproduksi adalah organ biologis suatu individu untuk menghasilkan individu baru, termasuk manusia. Bisa dibayangkan jika organ ini mengalami gangguan, maka akan berdampak buruk terhadap kandungan. Menurut penelitian, merokok pada saat hamil dapat menyebabkan kehamilan prematur, bayi lahir dengan berat badan rendah, bayi lahir dengan gangguan organ, bahkan dapat menyebabkan kematian pada janin (Sudden Infant Death Syndrome). Hal ini karena rokok menyebabkan gangguan pada plasenta (berfungsi sebagai sarana nutrisi dan oksigen), sehingga akan meningkatkan risiko pendarahan karena plasenta dapat dengan mudah terlepas.

2. Merusak kesehatan kulit

Kandungan nikotin dan asap rokok akan menyebabkan proses penuaan semakin cepat seperti bercak berwarna gelap pada kulit, pucat, kulit berkerut dan mengkriput. Hal ini karena nikotin merusak kolagen dan elastin yang ada pada kulit dengan cepat dan menyebabkan terjadinya penyempitan pada pembuluh darah. Selain itu merokok juga menyebabkan karsinoma sel skuamosa (KSS), karsinoma basal sel, serta melanoma.

3. Menyebabkan penyakit saluran pernafasan

Salah satu penyakit saluran pernafasan yang menyebabkan tingginya angka kematian adalah kanker paru. Resiko kematian 13 kali lebih tinggi terjadi pada perokok wanita. Bukan tanpa alasan, hal ini karena asap rokok menjadi salah satu penyebab kanker paru tersebut. Pada tahun 2009, diperkirakan terdapat 70,490 wanita perokok meninggal disebabkan kanker paru dan kanker bronkus. Wanita perokok juga meningkatkan resiko akan kanker faring, laring, esofagus, pankreas, ginjal, kandung kemih, bahkan uterus.

4. Mempengaruhi berat badan

Menurut beberapa penelitian, dengan merokok seorang wanita akan tetap langsing (menurunkan nafsu makan), hal ini karena nikotin yang dikandung pada rokok akan memperlambat penyimpanan lemak dan meningkatkan pengeluaran energi sampai 200 kalori per hari. Meski demikian langsing dengan merokok sangat tidak dianjurkan karena langsing yang diperoleh tidak dari aktivitas tubuh yang normal.

Larangan Keramas saat Menstruasi/Haid 100% Tidak Benar



Semua wanita normal yang sudah memasuki masa pubertas pasti akan mengalami menstruasi/haid. Menstruasi/haid adalah adalah proses keluarnya darah dari dalam rahim, yang terjadi karena luruhnya lapisan dinding rahim. Hal ini terjadi karena sel telur wanita tidak dibuahi oleh sel sperma pria (hamil), sehingga sel telur akan luruh.

Pada saat mengalami menstruasi/haid, ada banyak gangguan yang akan terjadi pada wanita diantaranya seperti sakit perut, mood yang berubah-rubah, sangat sensitif, badan pegal-pegal dan masih banyak lagi. Hal ini disebabkan karena perubahan hormonal yang terjadi sebelum dan saat haid.

Selain terjadi gangguan dan perubahan hormon tubuh pada saat menstruasi, biasanya juga akan muncul berbagai larangan-larangan/pantangan-pantangan yang mesti ditaati oleh wanita yang sedang menstruasi/haid dan berbagai larangan serta pantangan tersebut biasanya muncul tanpa penjelasan logis dari sisi kesehatan. Salah satunya yaitu dilarang keramas pada saat sedang menstruasi/haid. Alasan dibalik larangan tersebut karena kondisi pori-pori kepala sedang terbuka pada saat sedang mengalami menstruasi/haid.

Namun alasan tersebut sama sekali tidak didukung oleh penelitian-penelitian ataupun dokter yang memiliki keahlian dibidang tersebut, malahan beberapa dokter menentang larangan tersebut. Dilansir dari alodokter, dr. Tiara Rahmawati mengungkapkan bahwa larangan keramas pada saat menstruasi/haid karena kondisi pori-pori kepala sedang terbuka merupakan alasan yang tidak valid dalam kesehatan. Menurutnya pori-pori di permukaan kulit tubuh memang selalu dalam kondisi terbuka, karena merupakan tempat tertanamnya rambut dan saluran kelenjar keringat dan minyak. Ia menambahkan, keramas (mencuci rambut) saat menstruasi/haid tidak akan mengakibatkan gangguan menestruasi/haid apapun malah dapat membuat rasa nyaman dan santai karena bersih dan wangi.

Senada dengan itu, dr. Dyah Novita Anggraini dilansir dari klikdokter menjelaskan bahwa, larangan wanita yang sedang menstruasi /haid untuk keramas hanyalah mitos belaka. Karena pada saat menstruasi, justru menjaga kesehatan adalah hal yang paling penting, termasuk menjaga kesehatan kepala (keramas).

Secara alamiah, kulit kepala memiliki folikel rambut/lubang tempat tumbuh rambut) yang memproduksi minyak/sebum yang berfungsi untuk melembabkan kulit kepala dan rambut. Karena kita tinggal di negara tropis, kulit cenderung berkeringat dan bila tidak dibersihkan dengan rutin, justru menjadi pemicu terjadinya masalah kulit kepala maupun mengganggu kesehatan rambut, seperti rambut kusam, aroma tak sedap, rambut, rontok, kulit kepala gatal, dan menjadi sarang penyakit.

Jadi kesimpulannya adalah larangan keramas saat menstruasi/haid sampai saat ini 100% tidak terbukti kebenarannya. Bahkan dianjurkan tetap menjaga kesehatan termasuk membersihkan kulit kepala dan rambut (keramas) secara teratur agar tidak menimbulkan gangguan pada kesehatan rambut dan kulit kepala.

Bahaya rokok Elektrik (vape)


Rokok? siapa yang tidak kenal dengan nama yang satu ini, apa lagi di Indonesia.Hampir semua pasti mengenalnya, mulai dari kalangan anak-anak sampai orang tua, masyarakat kota sampai masyarakat desa, kaya sampai masyarakat yang belum berkecukupan pasti mengenalnya. Meski bukan negara pertama yang menemukan rokok, namun menurut riset yang pernah dilakukan, Indonesia menjadi negara ASEAN tertinggi yang memiliki perokok aktif yaitu sekitar 51,1 persen.

Rokok yang dikenal pertama kali adalah rokok tembakau, yang penggunaannya dilakukan dengan cara dibakar lalu kemudian asapnya dihisap. Rokok tembakau ini, dianggap oleh beberapa peneliti sangat berbahaya bagi tubuh manusia, bukan hanya bagi perokok itu sendiri tetapi juga orang yang berada disekitarannya. Hal ini dipertegas dengan tulisan yang berada dibelakang pembungkus rokok tersebut (coba perhatikan). Bahkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga menganggap rokok sangat berbahaya dan sedang giat-giatnya memerangi epidemi tembakau rokok dengan berbagai strategi, salah satunya dengan menggiatkan kampanye berhenti merokok di seluruh dunia.

Mungkin berangkat dari sinilah kemudian mendorong munculnya penemuan rokok elektrik (vape). Rokok elektrik ini diciptakan oleh seorang apoteker dari Cina pada tahun 2013. Tujuannya adalah untuk mengurangi asap rokok dan membantu orang-orang yang merokok untuk berhenti merokok. Namun nampaknya hal ini cukup gagal di indonesia, karena fenomenanya justru orang-orang yang tadinya tidak merokok menjadi tertarik untuk mencoba rokok vape ini, sedangkan perokok tembakau tidak terlalu tertarik dengan vape karena rasanya yang berbeda, sekalipun ada yang tertarik, mereka tetap menggunakan rokok tembakau dan memilih menggunakan rokok elektrik dan tembakau secara bergantian (hadeuh), untung saja tidak secara bersamaan hehe.

Banyak kalangan yang menganggap rokok elektrik (vape) tidak berbahaya seperti rokok tembakau, alasannya karena vape tidak menghasilkan asap seperti rokok tembakau dan dapat dinikmati dengan rasa yang beranekaragam. sehingga jadilah rokok elektrik (vape) populer dan menjadi trend dikalangan anak muda jaman now. tetapi benarkah rokok elektrik (vape) tidak berbahaya?
Ternyata dugaan tersebut salah besar, menurut dr. Nauki Kunugita, seorang peneliti dari National Institute of Public Health di Jepang, mengungkapkan dalam salah satu rokok elektrik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen (kelompok zat yang secara langsung dapat merusak DNA, mempromosikan atau membantu kanker) dibandingkan satu batang rokok biasa.

Pada tahun 2009 seperti dilansir oleh cnnindonesia, Badan Pengawas Makanan dan Obat Amerika Serikat (FDA) mensponsori penelitian untuk mengevaluasi rokok elektronik (vape) dan menemukan bahwa rokok elektronik (vape) masih mengandung nitrosamine tembakau tertentu, Tobacco Specific Nitrosamines (TSNA) dan Diethylene Glycol (DEG). Ketiga bahan ini yang diketahui menjadi racun dan karsinogen bagi tubuh. cnnindonesia menambahkan kembali, bahwa dari beberapa penelitian terungkap ‘jati diri’ rokok elektrik sebenarnya. yaitu:

1. Rokok elektrik ini diklaim mengandung zat berbahaya seperti Tobacco Specific Nitrosamines (TSNA), Diethylene Glycol (DEG) dan karbon monoksida.

2. Penggunaan rokok elektrik dalam jangka panjang, bisa meningkatkan kadar plasma nikotin secara signifikan setelah lima menit penggunaannya.

3. Tak hanya itu, rokok ini juga meningkatkan kadar plasma karbon monoksida dan frekuensi nadi secara signifikan yang dapat mengganggu kesehatan.

4. Memiliki efek akut pada paru seperti pada rokok tembakau, yaitu kadar nitrit oksida udara ekshalasi menurun secara signifikan dan tahanan jalan napas meningkat signifikan.

Selanjutnya dilansir dari kumparan,Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat melakukan berbagai penelitian terhadap rokok elektrik (vape) dan memperoleh data bahwa:

1. Nikotin dalam rokok elektrik diserap oleh tubuh penggunanya dan orang-orang di sekitarnya.

2. Nikotin sangat berbahaya bagi pengguna rokok elektrik yang masih muda karena berdampak negatif bagi perkembangan otak.

3. Nikotin sangat membahayakan kesehatan wanita hamil dan janin yang ada dalam kandungannya. Menggunakan rokok elektrik atau bahkan hanya berada di sekitar orang yang menggunakan rokok elektrik dapat membuat wanita hamil terpapar nikotin dan zat kimia beracun lainnya yang ada dalam rokok elektrik.

4. Uap yang dihasilkan dari rokok elektronik bukan merupakan uap air. Ini mengandung nikotin dan dapat mengandung zat kimia lainnya yang dapat mengganggu kesehatan dan mencemari udara.

Jadi, kesimpulan dari berbagai riset dan penelitian-penelitian yang dilakukan terhadap rokok elektrik (vape)ini, maka hasilnya rokok elektrik (vape) sama berbahayanya dengan rokok tembakau. Baik itu untuk jangka pendek maupun jangka panjang, masih sangat berbahaya.

Waspadai Tiga Serangkai “Gula darah, Asam Urat dan Kholesterol”


Tidak dapat kita pungkiri kini perkembangan zaman semakin pesat, begitu juga pengetahuan dan teknologi yang semakin berkembang dan memudahkan kehidupan manusia. Perkembangan zaman yang semakin pesat sebenarnya memiliki kelebihan dan kekurangan, karena jika kita kaitkan dengan hukum alam hal ini tidak akan bisa kita ingkari bahwa setiap sesuatu pasti ada dua sisi hal yang berlawanan. Sakit-sehat, tinggi-rendah, baik-buruk, laki-laki perempuan, dan masih banyak hal lainnya yang memang ada dua sisi yang berlainan.

Kemajuan teknologi tentunya sangat dapat mempermudah kehidupan manusia dalam melakukan aktivitas sehari-hari, namun ada pula tentunya sisi buruk yang dapat ditimbulkan salah satunya yaitu masalah kesehatan.

Fenomena yang kita lihat sekarang ini, penyakit yang banyak diderita masyarakat yaitu, gula, asam urat dan kholesterol. Bahkan ketika kita melakukan pemeriksaan di labolatorium analisis kesehatan ketiga penyakit ini biasa disebut “tiga serangkai”. Yah,,,, penyakit ini memang tidak mematikan secara cepat tetapi tentunya sangat mengaggu aktivitas sehari-hari. Penyakit ini secara tidak kita sadari merupakan salah satu dampak dari perkembangan teknologi, kenapa bisa saya katakan demikian. Jika kita kembali melihat kemasa lalu tentunya belum banyak ada makanan dalam kemasan praktis... saya pun masih ingat dulu belum ada namanya bumbu siap saji, beda halnya sekarang kita mau masak apa saja tinggal ke supermarket dan membeli bumbu yang telah jadi dan tidak perlu mengulek bumbu, kita tidak perlu resep,,, yah di zaman sekarang ini rasanya tidak ada yang tidak bisa memasak karena kini telah banyak tersedia bumbu praktis. Selain bumbu, makanan dan minuman siap sajipun kini sangat menjamur. Tentunya dalam industri pangan pembuatan bumbu instan, makanan dan minuman instan semuanya memerlukan bantuan bahan kimia untuk memperpanjang umur makanan tersebut, untuk memberi perasa, untuk memberi pewarna, untuk memberi pemanis,, yah semuanya membutuhkan bantuan zat kimia. Sebenarnya penggunaan zat kimia ini tidak melanggar aturan jika kadarnya sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh lembaga yang mengurusi masalah ini seperti BBPOM, SNI ataupun departemen kesehatan. Terus, pertanyaannya kini jika telah sesuai aturan mengapa masih menimbulkan dampak buruk? Menurut saya pribadi berdasarkan fenomena yang saya lihat dalam kehidupan sehari-hari,, hal ini karena masyarakat sangat bergantung pada produk instan ini sehingga untuk tubuh kita bisa melebihi ambang batas.

Kembali lagi kepada penyakit “tiga serangkai” tadi, diabetes melitus atau yang kita kenal penyakit gula merupakan penyakit yang bisa disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor keturunan dan faktor makanan yang kita konsumsi. Sepengetahuan saya untuk melakukan uji apakah penyakit gula yang diderita seseorang disebabkan oleh faktor keturunan atau pola makan dapat dilakukan dengan mengecek kadar gula penderita pada saat berpuasa sehingga jika kadar gulanya masih diatas normal maka kemungkinan penyakit gula yang diderita merupakan pengaruh faktor keturunan uji ini biasa dikenal GDP (glukosa darah puasa), ukuran normal GDP yaitu 70-100 mg/dL. Sedangkan jika tidak melakukan uji yang dilakukan biasa disebut GDS (glukosa darah sewaktu) memiliki ukuran normal 70-200 mg/dL.

Penyakit diabetes merupakan penyakit dimana meningkatnya kadar gula dalam darah, penyakit ini bisa memicu penyakit lainnya seperti tekanan darah tinggi dan juga jantung. Tingginya kadar gula dalam darah merupakan suatu penyakit genetik atau keturunan namun kini penyakit ini lebih banyak disebabkan oleh makanan yang kita konsumsi. Penderita ini sebaiknya menghindari makan nasi putih dalam keadaan panas atau nasi yang selalu dipanaskan dalam alat pemanas karena nasi dalam keadaan panas memiliki kadar gula yang tinggi.

Asam urat penyakit yang kini tidak memandang lagi pada usia, penyakit ini ditandai dengan rasa nyeri pada persendian yang tidak tertahankan, bahkan pada sebagain penderita biasanya terjadi pembengkakan. Penyakit ini disebabkan karena adanya penumpukan asam pada urat didalam sendi. Pemicu naiknya kadar asam urat didalam darah salah satunya yaitu makanan yang kita konsumsi berzat purin tinggi ataupun kita terlalu sering mengkonsumsi minuman manis baik yang gula alami maupum buatan. Normalnya kadar asam urat seseorang yaitu 4,0 – 5,8 mg/dL. Jika melebihi itu sebaiknya anda mulai mengurangi makan makanan yang mengandung zat purin tinggi seperti kacang-kacangan, sayuran berwarna hijau, jeroan hewan, dan hidangan laut seperti ikan bandeng, kepiting, ikan teri.

Kholesterol, pandangan sebagai orang awam, biasanya kholesterol diderita oleh orang gemuk atau yang memiliki lemak banyak. Namun ternyata tidak, kholesterol bisa juga diderita oleh orang kurus atau berat badan ideal. Ya, karena pada dasarnya penyakit ini disebabkan karena pola makan kita yang salah. Kholesterol merupakan sel lemak darah yang diproduksi tubuh ataupun yang diperoleh dari makanan yang kita konsumsi. Kadar kholesterol normal dalam tubuh yaitu 151-228 mg/dL. Kadar kholesterol yang tinggi dan tidak segera ditangani dapat memicu penyakit jantung dan stroke. Tingginnya kadar kholesterol dalam tubuh disebabkan oleh tingginya mengkonsumsi makanan yang mengandung santan, berminyak, makanan instan, makanan yang mengandung zat pengawet dan makanan yang mengandung kadar gula yang tinggi. Kebiasaan buruk yang kita temui dimasyarakat yang dianggap sepele sebenarnya sangat berdampak bagi kesehatan kita yaitu penggunaan minyak goreng secara berulang-ulang, karena menggoreng dengan minyak bekas sebenarnya akan menimbulkan lemak jahat yang dapat meningkatkan kadar kholesterol kita. Selain makanan, kurang gerak atau olahraga merupakan juga pemicu tingginya kholesterol.

Itulah ketiga penyakit yang menjadi dampak kemajuan teknologi, kemajuan teknologi yang membuat semuanya serba praktis, kemajuan teknologi yang membuat manusia malas bergerak dan mengandalkan alat modern. Namun dalam hal ini yang perlu dibenahi dan disalahkan bukanlah teknologinya, tapi kembali lagi kepada manusia itu sendiri. Kemajuan teknologi harus disikapi dan disesuaikan dengan kondisi kita. Teknologi boleh maju namun kesehatan kita harus slalu menjadi prioritas kita, karena meskipun teknologi sangat canggih jika kita tidak sehat semua akan sia-sia belaka. Apapun yang kita konsumsi tidak boleh secara berlebihan, harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh kita, makanlah bukan hanya untuk mencari kenyang tapi makanlah untuk dapat hidup sehat dan bahagia.

Sekian tulisan saya kali ini, kurang dan lebihnya mohon dimaafkan dan jika ada kata-kata yang salah atau keliru mohon koreksinya. Sampai jumpa di tulisan saya berikutnya..😊

Bisul dan Ambaien, Dapat Diatasi Dengan Daun Ungu.



Indonesia merupakan salah satu negara dengan kekayaan flora yang sangat besar. Di indonesia banyak terdapat jenis tumbuh-tumbuhan yang dapat tumbuh subur dan sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia bukan hanya saja kebutuhan pangan seperti beras, jagung, coklat, dan hampir semua rempah-rempah, melainkan juga kebutuhan dunia kesehatan seperti penemuan senyawa pada tumbuhan untuk pengobatan berbagai macam penyakit. Hal ini yang membuat banyak ilmuan barat ingin meneliti flora yang ada di indonesia. Namun jauh dari modernnya ilmu sains atau pengobatan sejak dahulu sebenarnya nenek moyang kita telah menggunakan pengobatan secara alami dengan menggunakan tumbuh-tumbuhan yang ada di sekitar kita. Tidak kita sadari bahwa tumbuhan disekitar kita sebenarnya memiliki banyak manfaat untuk pengobatan. Salah satunya adalah daun ungu dengan nama latin Grapthophyllum pictum L. Griff.

Berdasrkan pengalaman secara adat bali, tumbuhan yang di kenal dengan nama daun temen (bali) ini telah banyak dimanfaatkan masyarakat untuk mengobati ambaien dan bisul. Meskipun secara ilmu pengetahuan masyarakat belum tau kandungan yang terdapat pada daun ungu ini sehingga dapat menyembuhkan penyakit. Namun, secara pengalaman mereka telah mendapatkan manfaatnya.

Berbicara mengenai pengalaman, terkhusus tempat saya tinggal (luwu timur) banyak masyarakat yang menggunakan obat ini untuk mengobati ambaien, kakek saya telah membuktikan hal ini, setiap pagi beliau meminum ramuan daun ungu ini untuk mengobati ambaien yang ia derita dan puji syukur rasa perih yang ia derita berkurang berkat khasiat obat ini, yah meskipun penyakit yang ia derita tidak bisa sembuh total karena ambaien yang ia derita telah parah. Oleh karenanya, pencegahan sangat penting dilakukan sehingga pengobati secara dini dapat kita lakuakan secara herbal.

Untuk mengobati ambaien dengan daun ungu ini dapat dilakukan dengan cara:

1. Kita petik daun ungu pada tumbuhan, pilihlah daun ke tiga dari pucuk tumbuhan sebanyak 5-8 helai sehingga daun yang kita peroleh tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua.

2. Kemudian daun yang telah dipetik terlebih dahulu di cuci bersih.

3. Setelah itu, tambahkan segelas air minum dan remas-remas daun tersebut hingga zat tumbuhan tersebut keluar.

4. Setelah itu, saring ramuan tersebut sehingga terpisah dengan ampasnya.

5. Dan ramuan daun ungu siap diminum

6. Lakukan hal ini setiap pagi secara rutin hingga dapat mengobati ambaien yang kita derita.

Sedangkan untuk mengobati bisul dapat dilakukan dengan cara:

1. Kita petik daun ungu pada tumbuhan, tetap pilih daun ke tiga dari pucuk tumbuhan sebanyak 2-3 helai agar daun yang kita peroleh tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua.

2. Hancurkan daun ungu tersebut tanpa menambahkan air.

3. Setelah hancur, kita tinggal menempelkannya pada bagian tubuh yang mengalami bisul.

Karena manfaatnya ini, daun ungu ini telah banyak diteliti oleh para ilmuan atau peneliti untuk mengetahui secara pasti kandungan yang terdapat daun ungu sehingga dapat berkhasiat obat. Salah satu penelitian yang telah dilakukan oleh Arifatin pada tahun 1999, membuktikan bahwa dalam daun ungu terdapat flavonoid, saponin, tanin, alkaloid, steroid. Dengan kandungn ini tumbuhan daun ungu dimanfaatkan sebagai pengobatan diuretik (batang atau daunnya), melancarkan haid (bunganya), dan daunnya digunakan untuk anti inflamasi, melembutkan kulit, sembelit, ambaien, reumatik dan bisul.

Sedikit berbagi pengalaman, saya pun juga pernah melakukan penelitian terhadap daun ungu ini untuk mengisolasi senyawa aktif yang bermanfaat untuk pengobatan dan menguji bagaimana daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri S.aureus dan E.coli. dari hasil penelitian saya dapat saya simpulkan bahwa daun ungu ini memang bermanfaat untuk pengobatan dan untuk menghambat pertumbuhan baketri. Berdasarkan hasil isolasi dapat diidentifikasi senyawa yang saya peroleh merupakan senaya flavonoid jenis katekin, dimana senyawa ini memiliki gugus fenol yang sangat bermanfaat untuk pengobatan. 


spektrum IR identifikasi senyawa pada daun hasil isolasi daun ungu

Berdasarkan uji anti bakteri senyawa yang saya peroleh ini juga sangat aktif untuk menghambat pertumbuhan bakteri s.aureus dan e.colli, sehingga dapat saya katakan bahwa daun ungu ini memang dapat kita manfaatkan untuk megobati bisul dimana bisul merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh bakteri s.aureus.

Demikianlah tulisan saya mengenai daun ungu ini, semoga dapat memberi manfaat. Dan terima kasih telah berkunjung sampai jumpa di tulisan saya berikutnya...

Hati-hati, Tidak Semua Botol Plastik Dapat digunakan Kembali


Kehidupan manusia kini semakin konsumtif, hal ini membuat banyak produsen makanan dan minuman membuat produk dalam kemasan praktis sehingga penggunaan plastik tak dapat dihindarkan. Tak terkecuali minuman dalam kemasan, kini bermunculan banyak minuman kemasan dengan desain botol yang unik dan menarik. Sehingga tak jarang kita memanfaatkan kembali botol tersebut untuk menyimpan minuman dalam kulkas atau bahkan ada dari kita yang menggunakan untuk mengisi minuman dalam kondisi panas. Ini bukan hanya sebuah opini, bahkan saya pun pernah menggunakan botol AMDK secara berulang hal ini karena pengetahuan yang terbatas, sedikit berbagi cerita, saya besar di pedasaan sehingga akses informasi sangat minim pada zaman itu, saya masih ingat betul bagaimana saya menggunakan botol AMDK untuk membawa air minum setiap hari pergi sekolah saat saya masih duduk dibangku Sekolah Dasar  (sekitar tahun 2000-2006). Selain itu, orang tua saya juga menggunakan botol yang serupa untuk membawa kopi hangat pada saat ke kebun. Namun ternyata bukan hanya di pedesaan, di daerah perkotaan juga banyak saya temui masyarakat yang menggunakan botol bekas minuman kemasan untuk membawa bekal air mereka setiap bekerja dan bahkan botol tersebut tak jarang terpapar sinar matahari yang panas. Kini semakin mudahnya akses informasi dan pengetahuan yang saya dapat pada bangku kuliah terkhusus mata kuliah Kimia polimer membuat saya sadar bahwa kebiasaan tersebut sangat buruk dan berbahaya secara jangka panjang. Mungkin yang ada dibenak kalian sekarang, lalu plastik yang bagaimana yang dapat kita gunakan untuk membawa bekal air minum????

Polimer sintesis atau yang sering kita kenal dengan sebutan plastik merupakan polimer hasil proses kimia buatan dimana senyawa kimianya terdiri dari molekul yang terbentuk dari pengabunggan satuan molekuler yang berulang (monomer), sifat bahan polimer bergantung pada jenis monomer dan sifat struktur ikatannya serta juga pada bentuk dan cara tersusunnya monomer tersebut (mulyono, 2006).

Polimer yang sering dimanfaatkan untuk membuat berbagai kemasan plastik yaitu seperti PET (polyethylene terephthalate), HDPE (high density polyethylene), PVC (polyvinyl chloride), LDPE (low density polyethylene),PP (polypropylene) ,PS (polystyrene) poliester , nilon dan vinil film.

PET (polyethylene terephthalate) merupakan plastik yang transparan, tembus pandang dan jernih. Jenis plastik ini banyak dimanfaatkan untuk membuat botol kemasan minuman,maupun air mineral dalam kemasan. Plastik ini hanya dapat digunakan dalam satu kali pakai, untuk mengetahui jenis plastik ini kita bisa melihat logo yang biasa terrdapat pada botol tersebut, adapun logo seperti gambar dibawah yang biasa berisi keterangan PET maupun PETE merupakan jenis plastik ini.

Penggunaan botol PETE atau PET seperti logo diatas secara berulang sangat membahayakan kesehatan secara jangka panjang. Terlebih lagi kita menggunakan secara berulang untuk mengisi minuman dalam kondisi hangat bahkan panas sangat membahayakan karena kandungan senyawa kimia atau polimer yang digunakan untuk membuat botol tersebut dapat meleleh sehingga bisa membuat minuman kita tercemar oleh bahan kimia sintetik yang bersifat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker), seperti senyawa bisphenol yang merupakan senyawa yang dikeluarkan dari bahan PET. Oleh karenanya bagi yang sering menggunakan kemasan AMDK secara berulang mulai saat ini mulailah meninggalkan kebiasaan tersebut, karena secara tidak kita sadari kita telah meminum racun secara bertahap, hehe... selai itu telitilah dalam menggunakan plastik untuk wadah makanan atau minuman kalian.

HDPE merupakan jenis plastik yang biasa dimanfaatkan untuk membuat botol kemasan yang lebih buram seperti botol susu. HDPE (high density polyethylene), jenis plastik ini memiliki sifat lebih tahan panas dibandingkan dengan PET, sifatnya juga lebih kuat dan keras. Namun, meski demikian plastik dari bahan HDPE juga hanya direkomendasikan untuk satu kali pakai. Logo yang biasa tertera pada botol untuk jenis plastik ini yaitu seperti gambar dibawah:
Untuk penggunaan botol plastik secara berulang pilihlah botol yang berbahan PP (polypropylene) dengan logo seperti gambar di bawah ini:

PP (polypropylene), merupakan polimer yang paling baik terutama untuk tempat menyimpan makanan, botol minuman maupun botol minum untuk bayi. Hal ini karena ketahanan yang baik terhadap lemak, dan sangat stabil pada suhu tinggi sehingga aman digunakan untuk menyimpan makanan dan minuman dalam keadaan panas. Jenis botol dengan bahan PP ini biasanya botol transparan yang tidak jernih atau bening. Selain berbahan PP kita juga bisa memilih botol dengan label bebas bisphenol (bisphenol free) yang kini telah bnyak dijual.

Demikian sedikit informasi yang dapat saya berikan semoga bermanfaat, serta marilah kita mulai hidup sehat dan tidak menyepelekan hal kecil yang sangat berdampak buruk secara jangka panjang. Jadilah konsumen yang cerdas teliti sebelum membeli,, teliti sebelum menggunakan dan gunakanlah plastik sesuai yang diperuntukkan. Langkah kecil hari ini,, menentukan kesehatan kita di masa tua.

Sampai jumpa di tulisan saya berikutnya,,,, dan terima kasih telah berkunjung.